Rabu, 06 Oktober 2010

Perawatan dan Perbaikan Kompresor Tegak

III. Teori Kompresor Tegak
Teori umum kompresor :
Kompresor adalah mesin untuk memampatkan udara atau gas. Kompresor uadara biasanya menghisap udara dari atmosfer. Namun ada pula yang menghisap udara atau gas bertekanan tinggi dari tekanan atmosfer. Dalam hal ini kompresor bekerja sebagai penguat atau booster. Sebaliknya ada pula kompresor yang menghisap gas yang bertekanan lebih rendah dari pada tekanan atmosfer. Dalam hal ini kompresor disebut pompa vakum.
Kompresor tegak merupakan salah satu jenis kompesor torak. Dikatakan kompresor tegak karena memiliki susunan silinder yang tegak. Kompresor torak atau kompresor bolak-balik pada dasarnya dibuat sedemikian rupa hingga gerakan putar dari penggerak mula diubah menjadi gerak bolak-balik. Gerakan ini diperoleh dengan menggunakan poros engkol dan batang penggerak yang menghasilkan gerak bolak-balik pada torak. Gerakan torak ini akan menghisap udara ke dalam silinder dan memampatkannya. Adapun badan utama dari kompresor secara garis besar terdiri dari perangkat pemampat dan perangkat penggerak. Bagian-bagian utama dari perangkat pemampat antara lain:
a. Silinder dan kepala silinder
Silinder merupakan bejana kedap udara dimana torak bekerja bolak-balik untuk menghisap dan memampatkan udara. Silinder harus cukup kuat untuk menahan tekanan yang ada. Tutup silinder atau kepala silinder terbagi menjadi dua ruangan satu sebagai sisi isap dan yang lain sebagai sisi keluar. Pada kompresor kerja ganda terdapat tutup atas silinder dan tutup bawah silinder. Sebagai mana silinder tutup silinder harus cukup kuat untuk menahan tekanan. Biasanya dibuat dari besi cor dan dinding luarnya diberi sirip-sirip pemancar panas atau selubung air pendingin.
b. Torak dan cincin torak
Torak harus cukup tebal untuk menahan tekanan dan terbuat dari bahan yang cukup kuat. Untuk mengurangi gaya inersia dan getaran yang timbul oleh getaran bolak-balik, torak harus dirancang seringan mungkin. Bentuknya juga harus sesuai untuk dapat mengatasi pengaruh pemuaian karena pemanasan pada langkah kompresi. Cincin torak dipasang pada alur-alur di keliling torak dan berfungsi mencegah kebocoran antara permukaan torak dengan silinder. Jumlah cincin torak bervariasi tergantung pada perbedaan tekanan antara sisi atas dan sisi bawah torak. Tetapi biasanya pemakaian dua sampai empat buah cincin dapat dipandang cukup untuk kompresor dengan tekanan kurang dari 0,98 MPa. Dalam kompresor kerja tunggal dengan silinder tegak, juga dipergunakan cincin penyapu minyak yang dipasang pada alur paling bawah dari alur cincin yang lain. Cincin ini tidak dimaksud untuk mencegah kebocoran udara tapi untuk menyeka minyak yang terpercik pada dinding dalam silinder.
c. Katup
Katup isap dan katup keluar yang dipergunakan pada kompresor dapat membuka dan menutup sendiri sebagai akibat dari perbedaan tekanan yang terjadi antara bagian dalam dan bagian luar silinder. Katup-katup ini membuka dan menutup untuk setiap langkah bolak-balik dari torak. Karena itu frekuensi kerjanya adalah yang paling tinggi diantara bagian-bagian lain dari kompresor. Katup keluar selalu bekerja dalam kondisi yanng sangat berat karena harus melakukan udara denngan temperatur tinggi dan sering macet karena karbid yang terbentuk dari minyak yang terbawa oleh aliran udara. Jadi katup ini merupakan bagian yang memerlukan perhatian khusus. Katup keluar memiliki konstruksi yang agak berbeda dimana bagian atas dan bagian bawahnya terbalik. Selain itu baut katup dipasang dari atas dan dikencangkan. Katup kanal mempunyai lubang laluan udara berbentuk segi empat. Kebocoran dicegah oleh plat katup yang berbentuk alur. Pada sisi belakang katup plat terdapat pegas segi empat yanng dilengkungkan menjadi busur. Katup kanal dibatasi geraknya oleh penahan.
d. Poros engkol dan batang penggerak
Poros engkol merupakan bagian-bagian penting untuk merubah gerak putar menjadi gerak bolak-balik. Poros engkol ditumpu oleh bantalan utama. Batang penggerak dipasang pada pen engkol yang letaknya eksentrik terhadap sumbu putar. Pada titik yang berseberangan dengan pen engkol ini terhadap sumbu putar, terdapat pengimbang untuk mengurangi getaran pada waktu poros engkol berputar. Pada ujung poros engkol terdapat kopling untuk mneruskan daya dari penggerak mula. Jika kompresor digerakkan melalui sabuk V maka ujung poros engkol dipasang sebuah pulley V yang berfungsi sebagai roda gaya. Poros engkol biasanya terbuat dari baja tempa karena memerlukan kekuatan yang besar dan ketahanan yang cukup terhadap keausan. Batang penggerak biasanya terbuat dari baja tempa juga. Sebagai bantalan dipakai logam putih atau bantalan bola. Bantalan pada ujung yang kecil agak berbeda bebannya dari bantalan biasa. Bantalan ini menerima beban tumbukan yang besar karena gerakan bolak-balik dan tekanan gas yang berubah-ubah setiap putaran. Dengan demikian cara pelumasan dan bahan metal harus dipilih secara seksama. Biasanya untuk bantalan ini dipergunakan paduan tembaga.
e. Kotak engkol
Kotak engkol merupakan komponen penting pada kompresor dan harus menopang bantalan utama poros engkol dengan kokoh. Bantalan utama tersebut harus menahan gaya inersia dari masa yang bergerak bolak-balik serta gaya pada torak. Dengan demikian kotak engkol harus memiliki kekuatan yang tinggi dan deformasi yang sekecil mungkin. Kotak engkol yang berfungsi sebagai penampung minyak, kebocoran harus dicegah. Dengan demikian harus dipai konstruksi yang kokoh, tertutup penuh, dan terbuat dari besi cor.





f. Alat pengatur kapasitas
Laju volume yang dihasilkan kompresor harus dapat disesuaikan dengan jumlah udara yang diperlukan. Jika kompresor dibiarkan berjalan sedangkan udara yang dihasilkan tidak dipakai maka tekanan akan naik melebihi batas yang berbahaya. Karena itu kompresor harus dilengkapi dengan alat yang disebut dengan pembebas beban atau unloader. Alat ini dapat mengatur laju volume udara yang diisap sesuai dengan laju aliran keluar yang dibutuhkan. Pembebas beban dapat digolongkan menurut azas kerjanya yaitu pembebas beban katup isap, pembebas beban celah katup, pembebas beban trotel isap, dan pembebas beban dengan pemutus otomatis. Untuk kompresor torak jenis pembebas beban katup isap dan pembebas beban dengan pemutus otomatis banyak dipakai saat ini.
g. Pelumasan
Bagian-bagian kompresor torak yang memerlukan pelumasan adalah bagian-bagian yang sering meluncur seperti silinder, torak, kepala silang, metal-metal bantalan batang penggerak dan bantalan utama. Tujuan utama pelumasan adalah untuk mencegah keausan, merapatkan cincin torak dan packing, mendinginkan bagian-bagian yang saling bergesek, dan mencegah pengkaratan. Pada kompresor kerja tunggal yang biasanya dipergunakan sebagai kompresor berukuran kecil, pelumasan kotak engkol dan silinder disatukan. Sebaliknya kompresor kerja ganda yang biasanya dibuat untuk ukuran sedang dan besar dimana silinder dipisah dari rangka oleh packing tekan maka harus dilumasi secara terpisah. Dalam hal ini pelumasan untuk silinder disebut pelumasan dalam dan pelumasan untuk rangkanya disebut pelumasan luar. Pelumasan dalam maupun luar dapat dilakukan dengan cara pelumasan percik atau dengan pelumasan pompa pelumas jenis roda gigi.
h. Peralatan pembantu
Untuk dapat bekerja dengan sempurna, kompresor dilengkapi dengan beberapa peralatan pembantu. Peralatan pembantu yang penting antara lain sebagai berikut:
(1). Saringan udara
Jika udara yang diisap kompresor mengandung banyak debu maka silinder dan cincin torak akan cepat aus dan bahkan dapat sampai terbakar. Karena itu kompresor harus dilengkapi dengan saringan udara yang dipasang pada sisi isapnya.


(2). Katup pengaman
Katup pengaman harus dipasang pada pipa keluar dari setiap tingkat kompresor. Katup ini harus membuka dan membuang udara keluar jika tekanan melebihi 1,2 kali tekanan normal maksimum dari kompresor. Pengeluaran udara harus berhenti secara tepat jika tekanan sudah kembali sangat dekat dengan tekanan normal maksimum.
(3). Tangki udara
Tangki uadara dipakai untuk emnyiimpan udara tekan agar apabila ada kebutuhan udara tekan yang berubah-ubah jumlahnya dapat dilayani dengan lancar. Dalam kompresor torak dimana udara dikeluarkan secara fluktuasi, tangki udara akan memperhalus aliran. Selain itu, udara yang disimpan dalam tangki udara akan mengalami pendinginan pelan-pelan dan uap air yang mengembun dapat terkumpul di dasar tangki untuk sewaktu-waktu dibuang. Denngan demikian udara yang disalurkan ke pemakai selain sudah dingin juga tidak terlalu lembab.
(4). Peralatan pengaman yang lain
Kompresor juga memiliki peralatan pengaman yang lain sebagai berikut untuk menghindari kecelakaan.
~ Alat penunjuk tekanan, rele tekanan udara, dan rele tekanan minyak
~ Alat penunjuk temperatur dan rele termal (untuk temperatur udara keluar, temperatur udara masuk, temperatur air pendingin, temperatur minyak, dan temperatur bantalan.
~ Rele aliran air, untuk mendeteksi aliran yang berkurang atau terhenti.

IV. Peralatan yang Digunakan

 Pada saat pembongkaran
a. Kunci pas satu set
b. Kunci ring satu set
c. Kunci L satu set
d. Palu lunak dan keras
e. Obeng
 Pada saat packing
a. Kertas atau karet packing
b. Gunting
c. Cutter
d. Lem
e. Amplas
 Pada saat pengukuran
a. Jangka sorong
b. Penggaris


V. Langkah Kerja Praktikum
1. Tahap Pembongkaran
a. Melepas penutup atas kompresor beserta katup atur.
b. Melepas pulley dan cakram pengikatnya.
c. Melepas penutup bawah
d. Melepas lingkaran bagian belakang kompresor yang menutup gear belakang.
e. Melepas 4 baut pada crank shaft untuk mengambil piston.
f. Melepas piston dari silindernya.
g. Membongkar piston dari pin dan connecting rod.
2. Tahap pengukuran dan packing
a. Mengukur dimensi kompresor dari pandangan atas dan samping.
b. Mengukur dimensi crank shaft.
c. Mengukur dimensi piston dan connecting rod.
d. Mengukur sisi-sisi penutup atas dan katup atur.
e. Mengukur diameter pulley.
3. Tahap pemasangan kembali.
a. Pasang piston dengan pin dan connecting rod.
b. Memasukkan kembali piston ke silinder dan memasangnya pada crank shat.
c. Memasang lingkaran belakang kompresor.
d. Memasang penutup bawah.
e. Memasang pulley dan cakram pengikatnya.
f. Memasang penutup atas kompresor dan katup aturnya.
4. Tindakan tambahan.
a. Membersihkan dengan cara mengamplas bagian dalam kompresor dan bagian luarnya.
b. Mamasang shield antara katup atur dan penutup atas kompresor.

Sabtu, 11 September 2010

klasifikasi pompa

Pengertian Pompa
Pompa adalah jenis mesin fluida yang digunakan untuk memindahkan fluida melalui pipa dari satu tempat ke tempat lain. Dalam menjalankan fungsinya tersebut, pompa mengubah energi gerak poros untuk menggerakkan sudu-sudu menjadi energi tekanan pada fluida.

Klasifikasi Pompa
Menurut prinsip perubahan bentuk energi yang terjadi, pompa dibedakan menjadi :
1. Positive Displacement Pump
Disebut juga dengan pompa aksi positif. Energi mekanik dari putaran poros pompa dirubah menjadi energi tekanan untuk memompakan fluida. Pada pompa jenis ini dihasilkan head yang tinggi tetapi kapasitas yang dihasilkan rendah. Yang termasuk jenis pompa ini adalah :

a. Pompa rotari
Sebagai ganti pelewatan cairan pompa sentrifugal, pompa rotari akan merangkap cairan, mendorongnya melalui rumah pompa yang tertutup. Hampir sama dengan piston pompa torak akan tetapi tidak seperti pompa torak (piston), pompa rotari mengeluarkan cairan dengan aliran yang lancar (smooth).

Macam-macam pompa rotari :
• Pompa roda gigi luar
Pompa ini merupakan jenis pompa rotari yang paling sederhana. Apabila gerigi roda gigi berpisah pada sisi hisap, cairan akan mengisi ruangan yang ada diantara gerigi tersebut. Kemudian cairan ini akan dibawa berkeliling dan ditekan keluar apabila giginya bersatu lagi
• Pompa roda gigi dalam
Jenis ini mempunyai rotor yang mempunyai gerigi dalam yang berpasangan dengan roda gigi kecil dengan penggigian luar yang bebas (idler). Sebuah sekat yang berbentuk bulan sabit dapat digunakan untuk mencegah cairan kembali ke sisi hisap pompa.
• Pompa cuping (lobe pump)
Pompa cuping ini mirip dengan pompa jenis roda gigi dalam hal aksinya dan mempunyai 2 rotor atau lebih dengan 2,3,4 cuping atau lebih pada masing-masing rotor. Putaran rotor tadi diserempakkan oleh roda gigi luarnya.

• Pompa sekrup (screw pump)
Pompa ini mempunyai 1,2 atau 3 sekrup yang berputar di dalam rumah pompa yang diam. Pompa sekrup tunggal mempunyai rotor spiral yang berputar di dalam sebuah stator atau lapisan heliks dalam (internal helix stator). Pompa 2 sekrup atau 3 sekrup masing-masing mempunyai satu atau dua sekrup bebas (idler).

• Pompa baling geser (vane Pump)
Pompa ini menggunakan baling-baling yang dipertahankan tetap menekan lubang rumah pompa oleh gaya sentrifugal bila rotor diputar. Cairan yang terjebak diantara 2 baling dibawa berputar dan dipaksa keluar dari sisi buang pompa.
b. Pompa Torak (Piston)
Pompa torak mengeluarkan cairan dalam jumlah yang terbatas selama pergerakan piston sepanjang langkahnya. Volume cairan yang dipindahkan selama 1 langkah piston akan sama dengan perkalian luas piston dengan panjang langkah.
Macam-macam pompa torak :
• Menurut cara kerja
• Pompa torak kerja tunggal

• Pompa torak kerja ganda
o Pompa torak silinder tunggal
o Pompa torak silinder ganda

2. Dynamic Pump / Sentrifugal Pump
Merupakan suatu pompa yang memiliki elemen utama sebuah motor dengan sudu impeler berputar dengan kecepatan tinggi. Fluida masuk dipercepat oleh impeler yang menaikkan kecepatan fluida maupun tekanannya dan melemparkan keluar volut. Prosesnya yaitu :
- Antara sudu impeller dan fluida
Energi mekanis alat penggerak diubah menjadi energi kinetik fluida
- Pada Volut
Fluida diarahkan kepipa tekan (buang), sebagian energi kinetik fluida diubah menjadi energi tekan.
Yang tergolong jenis pompa ini adalah :

a. Pompa radial.
Fluida diisap pompa melalui sisi isap adalah akibat berputarnya impeler yang menghasilkan tekanan vakum pada sisi isap. Selanjutnya fluida yang telah terisap terlempar keluar impeler akibat gaya sentrifugal yang dimiliki oleh fluida itu sendiri. Dan selanjutnya ditampung oleh casing (rumah pompa) sebelum dibuang kesisi buang. Dalam hal ini ditinjau dari perubahan energi yang terjadi, yaitu : energi mekanis poros pompa diteruskan kesudu-sudu impeler, kemudian sudu tersebut memberikan gaya kinetik pada fluida.

Akibat gaya sentrifugal yang besar, fluida terlempar keluar mengisi rumah pompa dan didalam rumah pompa inilah energi kinetik fluida sebagian besar diubah menjadi energi tekan. Arah fluida masuk kedalam pompa sentrifugal dalam arah aksial dan keluar pompa dalam arah radial. Pompa sentrifugal biasanya diproduksi untuk memenuhi kebutuhan head medium sampai tinggi dengan kapasitas aliran yang medium. Dalam aplikasinya pompa sentrifugal banyak digunakan untuk kebutuhan proses pengisian ketel dan pompa-pompa rumah tangga.

b. Pompa Aksial (Propeller)
Berputarnya impeler akan menghisap fluida yang dipompa dan menekannya kesisi tekan dalam arah aksial karena tolakan impeler. Pompa aksial biasanya diproduksi untuk memenuhi kebutuhan head rendah dengan kapasitas aliran yang besar. Dalam aplikasinya pompa aksial banyak digunakan untuk keperluan pengairan.

c. Pompa Mixed Flow (Aliran campur)
Head yang dihasilkan pada pompa jenis ini sebagian adalah disebabkan oleh gaya sentrifugal dan sebagian lagi oleh tolakan impeler. Aliran buangnya sebagian radial dan sebagian lagi aksial, inilah sebabnya jenis pompa ini disebut pompa aliran campur.

Jumat, 10 September 2010

fisika dan pengeboran mnyak bumi

MINYAK bumi tidak ditemukan di suatu kolam besar di dalam goa bawah tanah seperti yang ditunjukkan di beberapa film. Minyak bumi ditemukan dalam lapisan batuan bersedimen. Batuan ini terbentuk dari butiran pasir yang mengeras dan memiliki semacam pori-pori yang sangat kecil. Kebanyakan lapisan ini ditemukan pada kedalaman satu sampai enam mil di bawah tanah.
Kadang-kadang minyak bumi akan menyembur keluar saat dilakukan pengeboran. Akan tetapi, hal ini sangat berbahaya dan minyak akan terbuang percuma, bahkan menimbulkan polusi. Oleh karena itu, dilakukan usaha pencegahan supaya minyak tidak menyembur keluar pada saat pengeboran berlangsung.
Setelah sumur minyak dibor sampai kedalaman tertentu untuk mencari cadangan minyak, pengeboran untuk sementara dihentikan untuk memeriksa apakah sudah mencapai lapisan yang mengandung minyak. Lalu, bagaimanakah cara mengetahui apakah lapisan itu mengandung minyak bumi? Para ahli kemudian menyadari fisika dapat membantu menjawab pertanyaan ini!
Kebanyakan batuan tidak dapat menghantarkan listrik. Tetapi, di beberapa tempat terdapat air yang meresap dalam pori-pori yang sangat kecil yang terdapat dalam lapisan batuan. Kadang air yang mengandung garam meresap masuk ke dalam lapisan batuan berpori-pori ini. Air yang mengandung garam dapat menghantarkan listrik dengan baik. Oleh karena itu, batuan berpori yang mengandung air garam dapat menghantarkan listrik dengan baik.
Batuan dengan kerapatan tinggi tidak dapat menyimpan air di dalamnya sehingga kemampuan menghantar listrik atau konduktivitasnya rendah. Batuan yang berpori-pori jika mengandung minyak bumi atau gas alam di dalamnya akan memiliki konduktivitas yang rendah juga, karena hidrokarbon tidak dapat menghantarkan listrik dengan baik.
Konduktivitas lapisan batuan inilah yang kemudian diukur untuk mengetahui bahan apa yang terkandung dalam lapisan batuan sewaktu melakukan pengeboran. Metode ini disebut "electrical logging" yang dikembangkan pertama kali oleh Conrad dan Marcel Schlumberger pada tahun 1920-an.
Bagaimana prinsip kerja metode ini secara sederhana akan dibahas sebagai berikut. Di permukaan tanah dialirkan arus listrik searah yang besarnya konstan menuju elektroda A yang dimasukkan ke dalam sumur minyak. Sebuah elektroda B yang dihubungkan dengan voltmeter ditempatkan pada jarak tertentu dari elektroda A. Perhatikan gambar
Voltmeter yang terhubung pada elektroda B digunakan untuk mengukur potensial di titik tersebut. Potensial di titik ini berbanding lurus dengan besar arus listrik yang melalui elektroda A. Potensial ini berbanding terbalik dengan konduktivitas lapisan batuan di tempat itu dan jarak antara kedua elektroda.
Dengan mengukur potensial dan diketahuinya besar arus listrik yang dialirkan pada elektroda A serta jarak antara kedua elektroda, maka besarnya konduktivas lapisan tersebut dapat diketahui. Biasanya yang dipergunakan adalah nilai resistivitas atau kemampuan menghambat arus listrik, yaitu kebalikan dari nilai konduktivitasnya.
Nilai resistivitas yang diperoleh kemudian digambarkan dalam grafik dalam arah mendatar, sedangkan arah vertikal menunjukkan kedalaman lapisan. Grafik ini disebut electric log dan dari sini dapat diperkirakan kedalaman lapisan yang diduga mengandung minyak atau gas. Lapisan yang mengandung minyak atau gas yang terletak di antara dua lapisan yang mengandung air garam akan terlihat memiliki resistivitas yang jauh lebih tinggi.
Saat ini metode untuk mengetahui keberadaan minyak dalam tanah telah jauh berkembang. Salah satunya adalah dengan menggunakan prinsip bahwa gelombang suara merambat dengan kecepatan yang berbeda saat melalui lapisan tertentu. Para ahli kemudian menggunakan sonar untuk mengetahui apa yang ada dalam lapisan tanah.
Metode lain adalah dengan prinsip bahwa radiasi bahan radioaktif lebih mudah menembus lapisan batuan yang mengandung bahan tertentu. Dengan memasukkan bahan radioaktif ke dalam sumur minyak dan mengukur radiasi yang dipancarkannya dapat diperkirakan apa yang terkandung dalam lapisan batuan itu.
Berbagai metode pengukuran ini biasanya dipakai secara bersama-sama dan hasilnya digunakan untuk memperkirakan apa yang terkandung dalam lapisan batuan di lokasi pengeboran.

pipa air

Pipa Air

Sekarang ini ada beberapa pilihan pipa yang umumnya digunakan untuk rumah baru Anda. Secara keseluruhan, bisa di bagi ke dalam dua kategori: plastik atau logam. Kemungkinan besar Anda akan menggunakan kedua-duanya sebab mereka mempunyai keuntungan-keuntungan tersendiri.
Pipa tembaga adalah salah satu pilihan yang banyak dikenal pada umumnya dan merupakan kualitas yang terbaik. Sebenarnya, mayoritas rumah sekarang ini dibangun dengan menggunakan pipa air tembaga. Pipa tembaga dijual pada pipe market / penjual pipa dengan pilihan kaku atau fleksibel, dan ini juga dinilai dengan ketebalannya. Pilihan pipa tembaga fleksibel lebih disukai oleh banyak pengguna karena dapat lebih mudah diatur dan bisa disusun lebih banyak dibanding dengan pipa tembaga kaku.
Tips memberishkan pipa ( tips dari industri pipa) :

1.Bersihkan permukaan bidang dan berhati-hati jangan sentuh permukaan yang sudah dibersihkan.

2.Lapisi permukaan dengan cairan penyambung. Ini dapat meningkatkan bagian-bagian lain menjadi basah dan membantu patri untuk mengalirkan ke dalam koneksi-koneksi dan sambungan-sambungan hal ini dilakukan pada industri pipa.

3.Panaskan sambungan sampai cukup panas untuk melelehkan patri.

4.Sentuhkan patrian dengan strip patri ke sambungan (gambar B) dan biarkan itu mengalir.

Pilihan lain pipa material cth pipa hdpe adalah tabung plastik yang dipanggil CPVC. Perbedaan antara CPVC dan tembaga adalah CPVC bersatu bersama dengan cara di rekatkan dan tembaga disatukan dengan cara dipatri/dipanaskan bersama. CPVC jauh lebih gampang pemakaiannya, jika ada kebocoran atau jika anda harus menambahkan sesuatu, dapat dipotong oleh pemilik rumah, memasang sambungan seperti T, hanya dengan mengelem dan disambung terus. Jika menggunakan sistem tembaga lebih lemah, pipa-pipa harus dikeringkan dan pipa harus dipanaskan dan dipatri, dimana lebih berbahaya belilah pipa pada penjual pipa / pipe market agar terjamin.

Ada juga pipa air PVC / Pipa Pe yang bagus untuk berbagai pemakaian. PVC sangat mudah dilarutkan sesuai ukuran yang diinginkan dan penyambungan standar. Pada dasarnya plastik dilelehkan dengan bahan pelarut plastik untuk penyambungan, dan anda akan mendapatkan rekatan yang sangat kuat, dan sambungan tahan air.

Untuk pilihan ketiga pemasangn pipa adalah pipa plastik fleksibel yang disebut pipa PE ( disilangkan, pipa “polyethylene”). Jika anda sedang mempertimbangkan menerapkan sistem pipa ledengmu sendiri, ini adalah pilihan cara terbaik. Ini merupakan satu jenis pemasangn pipa plastik / pipe industries transparan yang fleksibel dan dapat ditarik sampai kamar mandi tanpa mempunyai sambungan-sambungan di dalamnya. Bila anda gunakan pipa PEX / pipa hdpe Anda mempunyai pilihan untuk membeli klep penutup untuk masing-masing ruangan dan dapat ditempatkan pada satu tempat.

PEX adalah pipa kuat dan tahan lama untuk jangka panjang, tahan tekanan tinggi, tahan temperature tinggi yang telah diuji ketahanannya dan diperkirakan untuk lebih dari 100 tahun. Dan tidak memerlukan tenaga kerja seperti pipa tembaga yang perlu di patri oleh pekerja. PEX merupakan pemecahan dalam pemasangan pipa ledeng /pipe industries yang sangat terkenal karena kemudahan dalam pemasangan dan flesksibilitasnya dalam mengaplikasikannya ke beberapa fungsi yang berhubungan dengan pipa.

Di Kaltim Distribusi Elpiji akan Pakai Sistem Pipa

Penyaluran elpiji di Kalimantan Timur (Kaltim) rencananya mengunakan sistem pemipaan, untuk mengatasi masalah penyaluran dan kelangkaan elpiji karena distribusi elpiji saat ini masih menggunakan tabung.

"Penyaluran elpiji akan diubah menggunakan pipa-pipa yang dihubungkan ke tiap-tiap rumah konsumen," kata Kepala Bagian Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkot Balikpapan Mulya Dharma di Balikpapan, Jumat.

"Dalam merealisasikan hal itu, satu tim dari Badan Pengelola Minyak Dan Gas (BP Migas) Pusat telah diturunkan sejak sepekan lalu. Tim itu bertujuan menyurvei kondisi wilayah Kaltim sebelum rencana tersebut direalisasikan," ujarnya.

Penyaluran gas melalui pipa ke rumah warga atau disebut pemipaan gas rumah tangga, direncanakan dilakukan di empat kota di Kaltim yakni Balikpapan, Samarinda, Bontang dan Tarakan.

Namun Mulya belum menyebutkan kapan rencana tersebut dilaksanakan, pasalnya untuk merealisasikan membutuhkan kajian mendalam di antaranya dari segi keamanan.

"Penyaluran gas dengan pipaisasi bukan yang pertama dilakukan di Indonesia, karena di beberapa perumahan mewah di kota besar sudah menerapkannya. Setelah tim yang pertama itu selesai melakukan survei, maka sejumlah tim lain akan kembali diturunkan untuk terus menindaklanjuti rencana tersebut," tandasnya.

uji bahan (impact test)

Beberapa peralatan pada otomotif dan transmisi serta bagian-bagian pada kereta api, akan mengalami suatu beban kejutan dalam operasinya. Maka dari itu ketahanan suatu material terhadap beban mendadak, serta faktor-faktor yang mempengaruhi sifat material tersebut perlu diketahui dan diperhatikan. Pengujian ini berguna untuk melihat efek-efek yang ditimbulkan oleh adanya takikan, bentuk takikan, temperatur, dan faktor-faktor lainnya. Impact test bisa diartikan sebagai suatu tes yang mengukur kemampuan suatu bahan dalam menerima beban tumbuk yang diukur dengan besarnya energi .
Besarnya energi impact (joule) dapat dilihat pada skala mesin penguji. Sedangkan besarya energi impact dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut :
Eo = W.ho……………………………………………………………………(1.1)
E1 = W.h1……………………………………………………………………(1.2)
∆E = Eo - E1
= W (ho- h1)……………………………………………………………..(1.3)
dari gambar 5.2 didapatkan ho = ℓ - ℓcos α
= ℓ (1 - cos α)………………....………(1.4)
h1 = ℓ - ℓcos β
= ℓ (1 - cos β)…………………...…….(1.5)
dengan subtitusi persamaan 1.1 dan 1.5 pada 1.3 di dapatkan :
∆E = W ℓ( cos β - cos α )………………………………………………..…(1.6)
dimana Eo = Energi awal (J)
E1 = Energi akhir (J)
W = Berat bandul (N)
ho = Ketinggian bandul sebelum dilepas (m)
h1 = Ketinggian bandul setelah dilepas (m)
ℓ = panjang lengan bandul (m)
α = sudut awal (o)
β = sudut akhir (o)
Untuk mengetahui kekuatan impact /impact strength (Is) maka energi impact tersebut harus dibagi dengan luas penampang efektif spesimen (A) sehingga :
Is = ∆E/A
= W ℓ( cos β - cos α )……………………………………………….…(1.7)
Pada suatu konstruksi, keberadaan takik atau nocth memegang peranan yang amat berpengaruh terhadap kekuatan impact. Adanya takikan pada kerja yang salah seperti diskotinuitas pada pengelasan, atau korosi lokal bisa bersifat sebagai pemusat tegangan (stress concentration). Adanya pusat tegangan ini dapat menyebabkan material brittle (getas), sehingga patah pada beban di bawah yield strength.
Ada tiga macam bentuk takikan pada pengujian impact yakni takikan V, U dan key hole


Fracture atau kepatahan pada suatu material dapat digolongkan sebagai brittle (getas) atau ductile (ulet). Suatu material yang mengalami kepatahan tanpa mengalami deformasi plastis dikatakan patah secara brittle. Sedangkan apabila kepatahan didahului dengan suatu deformasi plastis dikatakan mengalami ductile Fracture. Material yang mengalami brittle Fracture hanya mampu menahan energi yang kecil saja sebelum mengalami kepatahan. Perbedaan permukaan kedua jenis patahan

Metode Pengujian Impact
Metode pengujian impact dibedakan menjadi 2 yaitu Metode Charpy dan Metode Izod
a) Metode Charpy
Pada metode sebagaimana , spesimen diletakkan mendatar dan kedua ujung spesimen ditumpu pada suatu landasan. Letak takikan (notch) tepat ditengah dengan arah pemukulan dari belakang takikan. Biasanya metode ini digunakan di Amerika dan banyak negara yang lain termasuk Indonesia.

b) Metode izod
Pada metode ini , spesimen dijepit pada salah satu ujungnya dan diletakkan tegak. Arah pemukulan dari depan takikan. Biasanya metode ini digunakan di Negara Inggris.

intalasi pipa air panas

Instalasi pipa air panas perlu dibuat khusus. Inilah material dan cara pemasangan yang tepat agar Anda tak terancam bencana.
Pada musim penghujan, Anda mungkin ingin mandi air hangat. Temperatur air yang hangat kuku menjadikan mandi di musim dingin itu nikmat. Badan tak akan menggigil ketika air mengguyur sekujur tubuh.
Kita mengenal banyak cara menyediakan air hangat untuk mandi. Cara konvensional: rebus air hingga mendidih, tuang air panas itu ke dalam bak mandi dan campur dengan air dingin hingga cukup hangat. Pada rumah modern, cara ini mulai ditinggalkan karena tidak praktis.
Solusi lain: pasang pemanas air atau water heater pada instalasi air bersih di rumah, anda bisa memilih distributor water heater seperti pemanas air wika / wika water heater atau wika distributor. Sistem pemanas air / water heater wika instruments ini mempercepat upaya penyediaan air hangat untuk mandi atau mencuci sekaligus. Jika ingin memperoleh air hangat untuk mandi atau mencuci, Anda pun cukup membuka keran. Air hangat langsung mengucur. Cara pemanas air wika ini lebih cepat dan praktis, bukan?
Jika Anda ingin menginstalasi air panas untuk rumah tinggal dengan wika instruments atau wika water heater, ada beberapa kiat yang perlu diperhatikan. Biasanya, distributor water heater yang menjual alat pemanas air ini berikut pemasangannya seperti wika distributor atau wika water heater. Namun Anda dapat mengawasinya dan memilih alat atau pipa yang terbaik. *
KIAT MEMASANG
Sebaiknya instalasi air panas dipasang bersamaan waktu dengan memasang instalasi air bersih atau saat pembangunan rumah. Berikut 5 kiat agar mendapatkan hasil terbaik:
1. Tentukan titik keran air panas. Penentuan titik ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Umumnya air panas dibutuhkan di kamar mandi, dapur, dan wastafel. Setelah itu, tentukan pula lokasi alat pemanas air. Tahap ini penting untuk menghitung kebutuhan pipa instalasi air dan menentukan jalur instalasinya. Untuk menekan biaya, tentukan jalur/jarak terpendek antara titik keran dengan mesin pemanas air.
2. Tentukan model alat pemanas. Memilih alat pemanas sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Jika hanya untuk keperluan mandi dan wastafel, cukup pilih tangki yang berkapasitas 10liter. Alat ini dapat dipasang di dalam kamar mandi, sehingga menekan kebutuhan pipa. Kapasitas tangki lebih besar (>30liter) dibutuhkan jika titik keran air panas lebih banyak. Alat ini sebaiknya ditempatkan di luar ruangan. Terlebih jika Anda memilih pemanas gas.
3. Memilih material pipa instalasi. Temperatur air yang tinggi berpotensi merusak beberapa jenis material. Untuk air panas, sebaiknya gunakan material yang tahan panas dan tekanan tinggi. Untuk panas sedang dapat menggunakan pipa PVC. "Ini pun mesti dipilih pipa PVC yang tebal dan kuat. Tapi sayaenggak jamin pipa bakal kuat selamanya," kata Jamilon, seorang mandor, yang sering menginstalasi air panas. Menurutnya, yang paling baik adalah menggunakan pipa tembaga khusus instalasi air panas. Pipa tembaga merupakan material yang paling populer diaplikasikan sebagai pipa instalasi air panas. Selain tembaga, masih ada material besi yang lebih tebal dan kuat. Namun, kata Sutono Hartanto, general manager PT Bojong Wesplast, besi memiliki kelemahan juga. "Besi tidak fleksibel. Sambungannya rentan bocor. Bagian dalamnya juga bisa berkarat, sehingga air kotor dan bau," ujarnya. Ia mengusulkan sebagai penggantinya bisa digunakan pipa jenis XLPE/PEX.
4. Menghubungkan pemanas dengan instalasi pipa. Setelah pemanas terpasang pada dinding, hubungkan lubang input/output pemanas ke intalasi air. Hubungkan lubang input ke pipa instalasi pensuplai, sedangkan lubang output (buangan air panas) ke pipa instalasi air panas. Gunakan pipa fleksibel agar lebih praktis dan mudah. Sebaiknya pasang stop keran di antara antara kedua pipa fleksibel dengan kedua instalasi air.